As I grow to understand life less and less,I learn to love it more and more...

Selasa, 07 April 2015

Perempuan yang Merutuk Pagi





Teruntuk perempuan yang merutuk pagi...
Apalagi yang kau sesali? 
Kuberi tahu, sesal tak ada arti
Hanya akan membuat luka semakin nyeri

Alur kehidupan terkadang terasa memuakkan
Beribu harapan terkadang dipatahkan oleh satu kenyataan
Secercah asa terkadang tersamar oleh kabut keputusasaan
Dan langkah kaki tertahan oleh duri dan kerikil yang tak berkesudahan

Tidak! bukan duri ataupun kerikil yang menahan
Bukan suratan akan kenyaataan yang melemahkan
Bukan pula bayang masa lalu yang mengaburkan

Kau sendiri yang memegang kendali
Berdirilah! Berjalanlah!
Skenario ini baru setengah kau selesaikan

Setiap cerita memiliki epilog yang tak sama
Setiap peran mempunyai dialog yang berbeda
Meski tangis dan luka selalu hadir mendera
Percayalah... setiap kisah berujung pada simpul yang sama
Bahagia...








 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar